Scheduling Pada OS (Lanjutan)

 

Nama : Muhammad Abel  Jollando

NIM : 2005551073

Matakuliah : Network Operating System

Dosen : I Putu Agus Eka Pratama, S.T., M.T.

TEKNOLOGI INFORMASI/TEKNIK/UNIVERSITAS UDAYANA
 

Abstrak    :

     Mata kuliah Network Operating System merupakan matakuliah yang membahas seputar sistem operasi yang digunakan dalam dunia jaringan komputer. Dalam mata kuliah ini, mahasiswa dan dosen membahas seputar konsep dasar dari sistem operasi, evolusi sistem operasi, fungsionalitas sistem operasi, konsep dasar Network Operating System, infrastruktur pendukung Network Operating System, karakteristik dari Network Operating System, jenis-jenis Network Operating System, serta penggunaan Network Operating System dalam jaringan komputer.

 

Pendahuluan    :

    Apa itu scheduling? mungkin kata scheduling ini cukup akrab kita dengar jika kita sering mempelajari Bahasa Inggris. Selain ada di dalam Bahasa inggris, tahukah kamu bahwa sistem operasi komputer juga memiliki proses yang dinamakan scheduling juga?

    Yaps, scheduling merupakan satu atau beberapa buah aturan, mekanisme, dan prosedur di dalam sistem operasi (melibatkan kernel, aplikasi, dan proses) terkait dengan urutan kerja yang dilakukan oleh komputer dan sistem komputer. Scheduling ini sendiri selalu terdapat di berbagai sistem operasi yang bertujuan untuk mengelola proses agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti bottleneck.


Shortest Process Next (SPN)    :

    Mengecek processing time (waktu pemrosesan atau waktu eksekusi) setiap pekerjaan. Kemudian, akan dilakukan proses pengecekan, dimana yang terpendek akan dimasukkan ke dalam antrian terdepan dengan menggunakan queue, sedangkan yang terpanjang sendiri akan dimasukkan ke dalam antrian yang paling akhir. Algoritma penjadwalan ini mengatasi masalah dari algoritma penjadwalan Shortest Job First apabila ada  beberapa proses yang memiliki waktu proses yang lama, namun antriannya di dahulukan atau diletakkan pada antrian terdepan.


Feedback    :

    Fokusnya bukan pada waktu eksekusinya, tapi pada "berapa lama waktu yang dihabiskan untuk melakukan eksekusi". Prosesnya seperti berikut, job masuk ke sejumlah antrian (queue) dengna memfokuskan kepada berapa lama waktu yang dihabiskan. Jika melebihi waktu, maka akan ada proses pelepasan, metode ini dilakukan sampai semua proses selesai. Kekurangannya adalah, jika proses tidak selesai maka akan dilanjutkan dengan menggunakan algoritma round robin (RR).

 

Gambar 1. Algoritma Penjadwalan Feedback


Highest Response Ratio Next (HRRN)    :

    Pilih job yang nilai Response Time-nya terbesar (R). Nilai R sendiri diperoleh dengan rumus berikut ini.

 

Gambar 2. Rumus menghitung response ratio

  Pada rumus ini, W merupakan waiting time atau waktu tunggu dari processor. Sedangkan S sendiri adalah service time, yaitu berapa lama waktu layanan itu digunakan.


Shortest Remaining Time (SRT)    :

    Pilih waktu tunggunya lebih pendek, yang didahulukan job yang masuk ke dalam queue memiliki waktu tunggu yang jauh lebih kecil dari waktu berjalannya job yang sedang diproses. SRT dengan job yang waktu tunggunya lama akan menimbulkan starvation (kelaparan, atau biasa disebut stuck). Jika ada waktu tunggu yang terllau lama, maka job akan dilakukan proses force stop.

 

Peran Penjadwalan Dalam Network Operating System (NOS)    :

  Berikut ini merupakan peran dari penjadwalan (Schedulling) pada Network Operating System secara spesifik    :

  • Membantu Penjadwalan dari semua service yang ada dalam server
  • Memanfaatkan cron, dapat menentukan penjadwalan pada suatu proses
  • Dikaitkan dengan log dan cron, dapat membantu system admin dalam memperoleh data dan informasi mengenai sistem pada server (melalui bantuan sistem operasi). Misalnya untuk mengetahui mengenai user mana yang menggunakan job, kapan, berapa resource yang dihabiskan.

 

Melihat Log Sistem di Linux    :

    Kita dapat mengecek dan mengamati log sistem di sistem operasi Linux dengan melakukan beberapa langkah berikut ini.

  • Buka Terminal
  • Ketik nano /var/log/syslog
  • Amati proses yang terjadi (catatan: jika menjadi root, tidak disarankan untuk melakukan perubahan pada log) dan jika nano belum terinstall, maka bisa lakukan sudo apt-get install nano -y.

 

Gambar 3.Melihat syslog dengan text editor nano

 

Melihat Semua File Log    :

     Anda bisa mengetahui semua file yang ada dalam linux (bahan penting bagi sysadmin linux) dengan melakukan beberapa langkah berikut ini    :

  • Buka terminal atau melalui Putty juga bisa (jika sudah terinstall package openssh-server)
  •  Ketik Password anda
  • Pindah ke lokasi /var/log dengan perintah cd /var/log
  • Lihat list semua file yang ada dengan perintah ls -l ataupun ls -lah (agar lebih human readable, saya sarankan pakai yang ls -lah)
  • Amati setiap isi file dengan perintah nano <nama file>. Namun, jika ada sub direktori lagi, anda bisa berpindah ke sana terlebih dahulu baru kemudian dibuka melalui text editor nano.

 

Gambar 4. Log sistem secara keseluruhan beserta permission nya


[1] I Putu Agus Eka Pratama,“PDF Matakuliah Network Operating System Pertemuan 4 : Scheduling (Lanjutan),”2022.

 

 


 

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SDN, Virtualisasi, Cloud, dan Hypervisor

Proses Pada Sistem Operasi

NOS dan Cloud Computing