Event Game, Menguntungkan atau justru Membuntungkan?
Haiii teman-teman, kembali lagi di segmen MALMING!! kali ini, saya ingin menuliskan konten mengenai polemik event game. Apakah mungkin event pada game justru membawa kerugian pada player? jawabannya mudah saja, ini tergantung bagaimana sudut pandang kita sebagai player atau juga tujuan utama kita dalam bermain game itu apa.
Baiklah, disini saya akan mengulas dan memberikan pendapat saya mengenai polemik yang ada ketika developer memberikan event di sebuah game. Tujuan dari kita sebagai player di sebuah game itu untuk apa sih? apakah hanya mencari hiburan? apakah sebagai sarana untuk bertarung secara kompetitif dan memproyeksikan diri untuk menjadi player E-Sport atau menjadi seorang farmer, jasa joki, dan jasa GB XP serta mata uang in-game? Itu tentunya kembali kepada diri sendiri.
Okey, saya coba mengulas berdasarkan tujuan saya bermain game. Saya membuka game online hanya ketika merasa jenuh dan stress karena tugas ataupun dihantam oleh realita dari kehidupan saya sendiri. Jadi, game tak ubahnya merupakan sarana pelampiasan saya. Ketika developer memberikan event di game yang saya mainkan tentu saya akan sangat senang sekali, terutama ketika event tersebut berupa gashapon atau gacha ya, karena saya bisa membandingkan apa yang saya peroleh dengan teman saya dan menjadi kepuasan tersendiri bagi saya apabila saya mendapat Skin atau Item in-game yang lebih bagus lalu meledek teman saya😆😆😆 (Tidak untuk ditiru yaaa). Di lain sisi, saya jadi lebih percaya diri untuk bermain meski skill saya pas-pasan dan cenderung ampas, setidaknya apabila kalah saya kalah dengan bergaya😎. Jadi, event game bagi saya yang hanya mencari kesenangan itu sangat menguntungkan dari segala aspek, hehe.
Namun, ketika saya bertanya pada teman saya yang merupakan seorang trader atau penjual item di game, event baginya adalah sebuah bencana terutama apabila event tersebut menyangkut dengan drop rate item sehingga item langka yang ia jual harganya menjadi tak semahal dahulu. Jujur saja, saya pikir itu memang resiko berdagang di dalam game dimana prinsip supply & demand tetap berlaku, haha. Memang, niat dari developer itu hanya ingin para player untuk tetap bertahan bermain game mereka dengan memberikan "kebahagiaan kecil" bagi para player. Namun, itu terkadang justru berbanding terbalik dengan grinder/farmer yang terkadang justru mencibir para developer dengan sumpah serapah karena mengadakan event terlalu banyak😆.
Yaps, seperti itu lah pembahasan kali ini, semoga teman-teman pembaca mendapat informasi yang bermanfaat dari konten-konten yang saya berikan. Oya, bagi teman-teman yang menyukai game MOBA saya rekomendasikan bermain Legaue of Legends : Wild Rift karena Riot Games tengah mengadakan event free champions yakni Darius atau Draven serta Wukong. Ada juga event gacha berupa skin box yang didapatkan dengan menyelesaikan misi hingga minggu kelima dengan total 5 buah free skin acak dengan tier maksimal adalah Epic.

Komentar
Posting Komentar