NOS Pada Server
Nama : Muhammad Abel Jollando
NIM : 2005551073
Matakuliah : Network Operating System
Dosen : I Putu Agus Eka Pratama, S.T., M.T.
TEKNOLOGI INFORMASI/TEKNIK/UNIVERSITAS UDAYANA
Abstrak :
Mata kuliah Network Operating System merupakan matakuliah yang membahas seputar sistem operasi yang digunakan dalam dunia jaringan komputer. Dalam mata kuliah ini, mahasiswa dan dosen membahas seputar konsep dasar dari sistem operasi, evolusi sistem operasi, fungsionalitas sistem operasi, konsep dasar Network Operating System, infrastruktur pendukung Network Operating System, karakteristik dari Network Operating System, jenis-jenis Network Operating System, serta penggunaan Network Operating System dalam jaringan komputer.
Pendahuluan :
NOS pada server mendeskripsikan bahwa server merupakan operating system yang di dalamnya terdapat network operating system yang menjalankan fungsi dari operating system itu sendiri. Sebagai contoh sederhana, apabila pada server diperlukan penjadwalan, itu dapat secara langsung dilakukan konfigurasinya dengan package cron yang di-setting sesuai dengan keinginan maupun kebutuhan dari administrator seperti halnya maintenance. Pada artikel ini, akan tersaji beberapa pembahasan mengenai server pada NOS, mengapa memilih Linux dan BSD untuk kebutuhan server, serta pemilihan manajemen konfigurasi maintenance NOS.
Server :
Server itu sendiri merupakan penyedia berbagai layanan pada sebuah jaringan komputer intranet maupun internet yang bisa diakses dan digunakan oleh user. Beberapa server yang diketahui seperti mail server yang bertugas untuk mendistribusikan file ataupun informasi sebagai respon atas permintaan yang dikirim via e-mail. Cloud server merupakan server yang mampu menampung berbagai macam data dan juga file pada jaringan internet, contoh dari cloud server ini adalah dropbox, dan kemudian juga ada web server yang memberikan berbagai layanan data yang berfungsi menerima permintaan HTTP dan HTTPS dari klien yang dikenal sebagai browser web dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML.
Seperti komputer pada umumnya, server juga memerlukan operating system yang mana juga memerlukan network operating system yang dipergunakan untuk mengelola layanan dalam server. Ada 4 hal yang diperhitungkan sistem operasi antara lain adalah sebagai berikut.
- Keamanan, artinya sebuah server harus lah sangat aman sehingga data yang tersimpan di dalamnya terjamin.
- Kemudahan, artinya pengguna dapat dengan mudah untuk melakukan pengoperasian dan tidak harus melalui GUI (Graphical User Interfaces)
- Konsumsi Sumber Daya, artinya adalah sebuah server harus hemat dan tidak boleh boros dalam menggunakan resource. Seberapa besarpun spesifikasinya, konsumsinya harus hemat dan tidak boleh mencapai 40% dari 100% resource yang tersedia. Sehingga, solusi yang dapat diberikan pada hal ini adalah memangkas Desktop Environment dan boleh menggantinya hanya dengan menggunakan window manager atau bahkan GUI-less alias hanya menggunakan CLI (Terminal).
- Handal, artinya di dalam jaringan komputer bandwidth, delay, dan throughput harus sesuai sehingga server dapat berjalan dengan stabil.
NOS Untuk Server :
Operating system Linux dan kernel Linux dengan semua distronya, Free BSD dan varian BSD lainnya yang berupa pen BSD, Dragon Fly BSD, PC BSD, dll. Pada saat ini untuk distro Linux untuk NOS paling populer dapat dilihat melalu gambar berikut ini.
Pada gambar di atas sendiri sudah memberikan insight pada kita bahwasanya Linux Server untuk NOS paling populer untuk tahun 2022 yaitu Ubuntu Server dan diikuti dengan Debian serta openSUSE. Dua distro yang mengikuti dibelakangnya adalah Fedora Server dan Fedora Core OS. Untuk terpopuler Linux Distro untuk cloud server adalah sebagai berikut.

Pada gambar di atas menunjukkan bahwa pengguna distro Linux Ubuntu sangatlah banyak yang memanfaatkan distro tersebut sebagai cloud server dengan rasio 55% sudah dalam tahap production.
Mengapa Linux dan BSD? :
Linux dan BSD sangat sering digunakan untuk membuat server yang ada di berbagai macam instansi baik swasta maupun pemerintah dan bahkan oleh organisasi-organisasi di dunia. Berikut ini adalah alasan mengapa banyak instansi menggunakan Linux dan BSD sebagai server.
- Keamanan yang terjamin
- Dukungan Komunitas dan Enterprise yang luas
- Open Sources
- Memiliki berbagai macam keunggulan dari sisi software yang jauh lebih stabil
Pemilihan, Manajemen, Konfigurasi, Maintenace NOS pada Server :
- Pemilihan, yang berarti kita mempertimbangkan keamanan, kenyamanan, dukungan, biaya, kebutuhan. Maka, dari sinilah kita bisa memilih distro yang cocok untuk kebutuhan kita. Saya pribadi sih lebih merekomendasikan menggunakan Debian maupun turunannnya seperti Ubuntu Server karena memiliki repository yang lebih lengkap.
- Manajemen, yang berarti sebuah NOS harus bisa memanajamen ini terhadap pengguna, hak akses, kepemilikan, memori, dan penyimpanan.
- Konfigurasi, yang berarti bahwa file harus dikonfigurasi dengan berbasis text sehingga sangat diperlukan disk yang ngebut seperti SSD NVME dengan PCI express eerta kemudian penggunaan text editor yang dapat mendukung agile development. Saya sendiri merekomendasikan menggunakan text-editor neovim atau vim.
- Maintenance, yang berarti memperbaiki file konfigurasi yang bermasalah atau hanya sekedar melakukan updating atau bahkan konfigurasi ulang yang dilakukan secara berkala, baik itu perhari, perminggu, maupun perbulan atau bahkan pertahun jika merupakan LTS.
Referensi :
[1] I Putu Agus Eka Pratama,“PPT Matakuliah Network Operating System Pertemuan 8 : “NOS Pada Server”.2022.
Komentar
Posting Komentar